JAKARTA, iNews.id - Sosok Frank Hoogerbeets ramai dibicarakan terutama sejak gempa Turki pada 6 Februari lalu. Tiga hari sebelum gempa bermagnitudo 7,8 dan 7,7 itu mengguncang Turki, dia mengunggah pesan di Twitter akan ada gempa dahsyat di Turki, Suriah, dan beberapa negara sekitarnya.
Dalam cuitan itu dia mengatakan, “Cepat atau lambat akan ada gempa M7,5 di wilayah ini (Turki Selatan-Tengah, Yordania, Suriah, Lebanon).”
Baru-baru ini Hoogerbeets membuat heboh lagi dengan memprediksi akan terjadi gempa dahsyat dengan kekuatan lebih besar yakni bisa di atas magnitudo 8. Salah satu negara yang dia sebut dalam prediksinya itu adalah Indonesia.
Lantas, siapakah Frank Hoogerbeets?
Hoogerbeets merupakan peneliti dan seismolog Belanda yang bekerja di Solar System Geometry Survey (SSGEOS). SSGEOS adalah lembaga penelitian yang bertugas memantau geometri antara benda langit dan bumi. Mereka kemudian menghubungkannya dengan aktivitas seismik di Bumi.
SSGEOS tempatnya bekerja juga men-tweet terkait gempa besar, sebelum ada gempa Turki.