Soal Kapal Selam Nuklir, Australia akan Transparan ke Indonesia

Anton Suhartono
Penny Wong menegaskan Australia akan transparan ke Indonesia soal kapal selam nuklir (Foto: Reuters)

Indonesia menyampaikan keprihatinan atas berlanjutnya perlombaan senjata dan proyeksi kekuatan militer di kawasan seraya mendesak Australia untuk memenuhi kewajiban non-proliferasi.

"Indonesia mendorong Australia untuk terus memenuhi kewajibannya untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan keamanan di Kawasan sesuai dengan Treaty of Amity and Cooperation," bunyi pernyataan Kemlu RI saat itu. 

"Dalam kaitan ini, Indonesia menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional termasuk UNCLOS 1982 dalam menjaga perdamaian dan keamanan di Kawasan."

Rencana Australia membangun kapal selam nuklir bersama AS dan Inggris tak lepas dari meningkatnya ketegangan di Indo-Pasifik. Semakin kuatnya pengaruh China di kawasan, termasuk di bidang pertahanan, membuat Australia berhati-hati.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Nasional
1 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
2 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
2 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal