Slovenia Resmi Akui Negara Palestina, Berikutnya Malta?

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Palestina dikibarkan di halaman Parlemen Slovenia di Ibu Kota Ljubljana, Selasa (4/6/2024) malam menyusul pengesahan pengakuan terhadap Palestina oleh negara Eropa itu. (Foto: Anadolu via Reuters)

SDS, partai oposisi terbesar, berpendapat sekarang bukan saat yang tepat untuk mengakui Negara Palestina yang merdeka. Menurut mereka, tindakan tersebut hanya akan memberikan penghargaan kepada "organisasi teroris" Hamas.

Setelah koalisi berkuasa, yang memegang mayoritas di Parlemen Slovenia yang beranggotakan 90 orang, mencoba mencari jalan keluar dari tuntutan referendum dan melanjutkan pemungutan suara, SDS menarik usulan mereka. Namun mereka mengajukannya lagi beberapa jam kemudian.

Komite Parlemen Urusan Luar Negeri menyatakan langkah SDS itu tidak memadai untuk mengadakan sebuah referendum dan menolaknya pada sidang luar biasa.

Keputusan untuk mengakui Palestina akhirnya disetujui dengan 52 suara anggota parlemen. Tidak ada yang menentangnya setelah partai oposisi SDS meninggalkan sidang.

Dari 27 anggota Uni Eropa, Swedia, Siprus, Hongaria, Republik Ceko, Polandia, Slovakia, Rumania, dan Bulgaria telah mengakui Negara Palestina. Malta mengatakan pihaknya juga segera menyusul.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

57 tahun lalu

Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon

57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal