Dia bahkan menyebutkan kemungkinan ekstrem, Zelensky mungkin baru mundur “sampai FBI memborgolnya”, merujuk pada tekanan kuat Amerika Serikat (AS), negara penyokong utama Ukraina dalam perang melawan Rusia.
Skandal Korupsi Raksasa yang Menjerat Orang-Orang Terdekat
Tekanan terhadap Zelensky muncul setelah serangkaian pengungkapan korupsi besar di sektor energi Ukraina, melibatkan pejabat paling dekat dengan sang presiden.
Beberapa poin kunci skandal tersebut:
Dua pejabat tinggi penting, Menteri Energi Svitlana Grynchuk dan Menteri Kehakiman German Galushchenko, dicopot dari jabatan karena dugaan keterlibatan.
Puncaknya terjadi ketika NABU dan Kejaksaan Anti-Korupsi (SAPO) menggeledah kantor Andriy Yermak, mantan kepala kantor presiden sekaligus salah satu orang paling kuat dalam lingkar dalam Zelensky. Zelensky bahkan menandatangani dekrit memberhentikan Yermak sesaat setelah penggeledahan.
Anggota parlemen Oleksandr Dubinsky mengatakan Zelensky tak lagi bisa “mengelak” dari keterkaitan kasus-kasus tersebut.