Situasi Afghanistan Semakin Genting, Presiden Ghani Salahkan Penarikan Pasukan AS

Anton Suhartono
Ashraf Ghani (Foto: Reuters)

Dia yakin jika situasi keamanan dapat diatasi, Taliban mau duduk bersama untuk pembicaraan damai.

Pembicaraan damai antara pemerintah Afghanistan dan negosiator Taliban dimulai tahun lalu di Doha Doha, dan sudah berlangsung beberapa putaran. Sayangnya pembicaraan belum menghasilkan kemajuan signifikan.

Namun kedua pihak berkomitmen untuk mempercepat pembicaraan, sebagaimana hasil pertemuan terbaru di Doha melibatkan delegasi tingkat tinggi Taliban dan pemerintah.

Menurut Ghani, masalah yang dihadapi adalah Taliban belum memutuskan hubungan dengan kelompok teroris serta meningkatkan serangan terhadap perempuan serta aktivis masyarakat sipil. Namun dia menegaskan sudah saatnya Taliban dan pemerintah saling membuka diri dan bergerak menuju solusi damai.

Sementara itu Taliban membantah semua tuduhan Ghani dalam pidatonya.

"Deklarasi perang, tuduhan, dan kebohongan tidak bisa memperpanjang usia pemerintahan Ghani. Waktunya telah habis, insya Allah," kata Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid, melalui Twitter, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran

3 jam lalu

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..

4 jam lalu

AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan

9 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal