Vucic pun mengusulkan agar usia minimum tanggung jawab pidana warga Serbia diturunkan dari 14 menjadi 12 tahun. Menurut dia, usualan itu sudah sesuai dengan standar internasional dan Eropa.
“Sekarang, kedewasaan datang lebih awal, selain kematangan fisik, dan anak juga bisa melakukan kejahatan berat. Usulan saya adalah menurunkan batas usia pertanggungjawaban pidana anak di bawah umur,” tuturnya.
“Kami khawatir bocah itu tahu bahwa dia tidak akan dimintai pertanggungjawaban pidana,” kata Vucic.
Presiden juga mengusulkan beberapa langkah lain untuk mencegah insiden serupa di masa depan, termasuk moratorium penerbitan izin kepemilikan dan membawa senpi selama dua tahun. Dia juga mendesak agar izin pemegang senpi yang dikeluarkan sebelumnya direvisi lagi, serta pengawasan kepatuhan terhadap aturan penyimpanan senjata api diperketat.
Sebelumnyam seorang pelajar kelas tujuh ditangkap karena menembak sejumlah orang di sekolahnya, sehingga menimbulkan banyak korban jiwa. Pelaku diduga berada di bawah pengaruh obat-obatan. Dia dilaporkan telah merencanakan serangan itu sebulan sebelumnya.
Polisi mengatakan, bocah itu memiliki daftar siswa yang ingin dia bunuh di sekolah itu.