Siprus Kecam Liburan Erdogan ke Pulau Varosha sebagai Upaya Provokasi

Arif Budiwinarto
Warga Yunani-Siprus mengibarkan bendera Siprus dan Yunani selama aksi demonstrasi di poin perlintasan di timur pulau terpisah yang menghubungkan teritori Republik Siprus dan Republik Turki Siprus Utara. (foto: AFP)

Sejak lama, penduduk Siprus Yunani telah meminta izin agar para pengungsi bisa kembali ke bekas rumah mereka di Pulau Varosha.

"Tindakan ini menyebabkan kemarahan semua orang Siprus," kata Anastasiades yang juga diakui sebagai pemimpin Siprus Yunani.

Pulau Varosha yang mendapat julukan Permata Mediterania ditutup untuk kunjungan umum sejak invasi Turki ke Siprus Utara pada 1974.

Invasi tersebut--yang dilakukan sebagai respons atas kudeta yang direkayasa Athena di Nicosia--mendorong munculnya deklarasi TRNC pada tanggal 15 November 1983 yang hanya diakui oleh Ankara.

Pembukaan kembali Pulau Varosha oleh Turki menuai kecaman internasional

Pada 8 Oktober lalu, pasukan Turki membuka kembali sebagian daerah pantai Pulau Varosha yang memicu kecaman internasional.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal