Singgung Perang dengan Irak, Khamenei Sebut Negara Lain Berpikir 2 Kali Serang Iran

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei (Foto: AFP)

Namun, lanjut Khamenei, jika negara itu ingin bertindak bijaksana, dia akan menyadari bahwa perang sama sekali tidak menguntungkan bahkan sangat mahal.

Pemimpin Irak saat itu Saddam Hussein menginvasi Iran 1,5 tahun setelah Revolusi Islam pada 1979, memicu perang yang berakhir dengan gencatan senjata ditengahi PBB.

Khamenei mengatakan perang itu justru membuat revolusi Iran menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Sebelumnya Amerika Serikat secara sepihak menyatakan bahwa sanksi PBB terhadap Iran kembali berlaku. Bukan hanya itu AS mengancam negara-negara yang tidak mematuhinya dengan tetap menjalin kerja sama dengan Iran.

Namun kekuatan besar termasuk sekutu AS di Eropa menentang pernyataan sepihak AS itu dengan menyebut langkah yang diambil AS batal secara hukum.

Iran dan AS sudah dua kali berada di ambang konfrontasi sejak Juni 2019.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak

12 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

17 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

18 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal