Singapura Larang Buku Kartun Politik Tampilkan Gambar Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Singapura larang buku kartun politik berisi gambar Nabi Muhammad SAW (Foto: Mitpress)

Otoritas Pengembangan Media Infocomm (IMDA) sejak November tahun lalu juga menegaskan tak akan mengeluarkan izin edar dan jual terhadap buku terbitan Agustus 2021 itu.

Disebutkan buku itu diklasifikasikan tidak pantas untuk beredar di Singapura berdasarkan Undang-Undang Publikasi yang Tidak Diinginkan karena mengandung konten menghina agama.

Konten buku itu termasuk kartun Nabi Muhammad SAW hasil reproduksi dari tabloid Prancis, Charlie Hebdo, yang memicu demonstrasi di negara-negara Muslim. Selain itu buku tersebut juga berisi gambar yang menghina Kristen dan Hindu.

Buku karya profesor studi media Universitas Baptis Hong Kong Cherian George dan novelis grafis Sonny Liew itu telah didistribusikan di beberapa negara seperti Amerika Serikat. 

Isi buku mengkaji kartun-kartun politik di seluruh dunia dan menjelaskan berbagai motif dan metode penyensoran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Menag Minta Alumni Perguruan Tinggi Islam Jadi Cendekiawan yang Berkontribusi Nyata

13 hari lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

14 hari lalu

Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Jadi Jalur Pelayaran Bebas

14 hari lalu

Prabowo ke PM Lawrence Wong: Singapura Tetangga Dekat, Stabilitas Jadi Kepentingan Bersama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal