Singapura Eksekusi Mati Pria Pembunuh Perempuan WNI

Anton Suhartono
Ilustrasi Singapura eksekusi mati pria Bangladesh yang membunuh pekerja migran Indonesia (Foto: Reuters)

Dalam proses persidangan terungkap, Salim mulai berhubungan dengan Nurhidayati sejak Mei 2012. Mereka kemudian sepakat untuk menikah, Salim memberikan cincin tunangan pada sebuah pesta pada 2017.

Di tengah perjalanan, ada orang ketiga dalam hubungan Salim dan Nurhidayati yang memicu pembunuhan.

Hakim mengatakan Salim melakukan pembunuhan terencana terhadap Nurhidayati sejak sebelum 30 Desember 2018. Dia tepergok membawa tali ke hotel serta menarik semua uang di rekening banknya saat hari pembunuhan.

Sementara itu otoritas Singapura terakhir mengeksekusi mati napi kasus pembunuhan pada 2019. Setelah itu eksekusi mati ditiadakan meski ada napi yang sudah dijatuhi vonis.

Otoritas lembaga pemasyarakatan Singapura SPS menegaskan peniadaan eksekusi tak terkait dengan pandemi Covid-19.

Eksekusi baru bisa dilakukan setelah proses hukum, seperti pengajuan banding, serta permohonan hukum yang diajukan atas nama napi maupun orang yang terkait dengannya, rampung.

Dalam beberapa tahun terakhir, ada beberapa dakwaan pembunuhan yang diturunkan menjadi pembunuhan biasa dari pembunuhan terencana. Di antara kasus tersebut adalah seorang remaja yang membacok temannya hingga tewas di SMA River Valley pada 2021. Dia dijatuhi hukuman 16 tahun penjara pada Desember 2023.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

3 hari lalu

Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya

3 hari lalu

Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun

4 hari lalu

Rampok dan Bunuh Ojol di Tangerang, Pelaku Ngaku Stres Dipaksa Orang Tua Segera Nikah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal