Zafrul menjelaskan, permohonan itu diajukan usai pembahasan Anggaran di Dewan Rakyat.
"Setiap pertanyaan harus diajukan ke Departemen Perdana Menteri sebagai pihak yang bertanggung jawab atas gaji dan hak istimewa perdana menteri. Permohonan itu kami terima setelah Anggaran diajukan dan dibahas di kabinet," kata Zafrul.
Jika permohonan tambahan di bawah Anggaran disetujui, maka akan disampaikan ke Dewan Rakyat sebagai rancangan tambahan.
Ketua Dewan Rakyat Azhar Azizan Harun, yang juga memimpin persidangan, meminta anggota parlemen oposisi untuk tenang. Namun situasi semakin panas setelah anggota parlemen lainnya ikut mendesak Zafrul menjelaskan masalah ini yang juga mengganggu pidatonya.
Azhar lalu membentak anggota parlemen untuk meminta mereka memberikan kesempatan Zafrul menyelesaikan pidato.