Siap-Siap Diserang AS, Venezuela Minta Bantuan Senjata ke Rusia, China dan Iran

Anton Suhartono
Nicolas Maduro dilaporkan meminta bantuan kepada Rusia, China, dan Iran menghadapi kemungkinan serangan militer Amerika Serikat (Foto: AP)

Maduro juga mendesak China untuk mempercepat produksi sistem deteksi radar oleh perusahaan-perusahaan negeri Tirai Bambu guna memperkuat pertahanan Venezuela.

"Dalam surat tersebut, Maduro menekankan keseriusan persiapan agresi AS di Karibia, membingkai aksi militer AS terhadap Venezuela juga sebagai tindakan terhadap China karena kesamaan ideologi mereka," demikian isi dokumen.

Dokumen juga menyatakan, Menteri Perhubungan Veneuela Ramon Celestino Velasquez baru-baru ini mengatur pengiriman peralatan militer dan drone dari Iran Dia juga akan berkunjung ke Iran dalam waktu dekat. 

Velasquez memberi tahu seorang pejabat Iran bahwa Venezuela membutuhkan peralatan deteksi pasif, pengacak GPS, dan hampir pasti drone dengan jangkauan 1.000 km.

Meningkatnya kehadiran militer AS di Karibia menandai salah satu ujian paling serius bagi Maduro sejak menjabat sebagai presiden Venezuela pada 2013. 

AS telah melancarkan belasan kali serangan terhadap kapal-kapal Venezuela yang dituduh hendak menyelundupkan narkoba, menewaskan sedikitnya 61 orang. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen AS Kaget, Drone Iran Bentuk Formasi Ubur-Ubur Tembak Jatuh Jet Tempur F-15

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

57 tahun lalu

Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal