Setelah Presiden Meksiko, Presiden Uruguay Juga Batal Hadiri KTT Amerika yang Digelar AS

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Uruguay, Luis Lacalle Pou. (Foto: Reuters)

MONTEVIDEO, iNews.id – Presiden Uruguay, Luis Lacalle Pou, membatalkan kunjungannya ke KTT Amerika yang diselenggarakan oleh Amerika Serikat di Los Angeles. Keputusan itu diambil sang presiden karena dia positif terjangkit Covid-19.

“Karena perjalanan saya besok ke Summit of the Americas di AS, saya mengikuti tes PCR hari ini. Hasil PCR positif Covid-19. Akibat situasi ini, saya harus membatalkan semua kegiatan untuk selanjutnya selama beberapa hari,” cuit Pou di Twitter, Senin (6/6/2022) waktu setempat.

KTT Ke-9 Amerika dijadwalkan berlangsung dari Senin (6/6/2022) hingga Jumat (10/6/2022) waktu setempat. Dalam pertemuan itu, para peserta konferensi diagendakan untuk membahas konsekuensi pandemi Covid-19 terhadap ekonomi, sistem sosial, perawatan kesehatan, dan beberapa bidang lainnya.

KTT Amerika telah menarik perhatian publik setelah AS memutuskan untuk tidak mengundang Kuba, Nikaragua, dan Venezuela. Washington DC berdalih, ketiga negara itu tak diundang lantaran kurangnya ruang demokrasi dan dukungan bagi hak asasi manusia di sana.

Sebagai tanggapan atas penghakiman sepihak AS itu, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengumumkan bakal memboikot KTT tersebut. Dia berpendapat, negara-negara Amerika harus mengikuti contoh yang ditetapkan oleh Uni Eropa dan meninggalkan konfrontasi, ancaman, serta blokade.

Pemimpin Meksiko itu sebelumnya juga menyatakan keberatannya tentang KTT Amerika. Dia meragukan apakah ajang tersebut memang bakal menjadi KTT Amerika atau hanya “KTT para sahabat Amerika Serikat”. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 188 Orang, 1.500 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal