Pejabat kesehatan Palestina menyebutkan jumlah orang yang tewas di Jabalia selama seminggu terakhir sekitar 150 orang.
Sementara itu, pejabat Palestina dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan tidak ada wilayah aman di Gaza. Mereka juga menyuarakan kekhawatiran atas kekurangan makanan, bahan bakar, dan pasokan medis di Gaza utara, serta terdapat risiko kelaparan di sana.
Pergerakan militer Israel di Gaza, yang bertujuan untuk melenyapkan Hamas, telah menewaskan lebih dari 42.000 warga Palestina sejak dimulai setahun lalu, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza.