Serangan Rusia ke Ukraina Hancurkan Kedubes Azerbaijan

Anton Suhartono
Serangan besar-besaran Rusia ke Kiev, Ukraina, tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tapi juga memicu ketegangan diplomatik dengan Azerbaijan (Foto: AP)

Ini bukan pertama kali misi diplomatik Azerbaijan menjadi target. Kemlu Azerbaijan menegaskan ini merupakan serangan ketiga yang mengenai kompleks kedubes mereka sejak perang Rusia-Ukraina pecah pada Februari 2022.

Azerbaijan: Ada Unsur Kesengajaan?

Baku bereaksi cepat dengan memanggil Duta Besar Rusia, Mikhail Yevdokimov, untuk menyampaikan protes resmi. Dalam pernyataannya, Kemlu Azerbaijan menyiratkan dugaan adanya unsur kesengajaan dalam serangan tersebut.

“Semua fakta-fakta ini menimbulkan pertanyaan mengenai dugaan kesengajaan serangan rudal tersebut,” bunyi pernyataan, dikutip dari Anadolu, Sabtu (15/11/2025).

Azerbaijan menegaskan serangan terhadap misi diplomatik merupakan pelanggaran berat norma internasional. Rusia diminta melakukan penyelidikan menyeluruh dan memberikan penjelasan rinci mengenai bagaimana rudal Iskander dapat menghantam fasilitas diplomatik yang seharusnya dilindungi.

Ketegangan Diplomatik Menguat di Tengah Konflik Berlanjut

Serangan Rusia ke Kiev kali ini menambah panjang daftar kerusakan yang terjadi di luar zona militer murni. Tembakan rudal ke kedutaan, meski tanpa korban jiwa, mendorong Azerbaijan berada pada posisi yang semakin kritis dalam menyikapi perang yang tidak melibatkan mereka secara langsung.

Dengan protes resmi yang telah dilayangkan, hubungan Moskow-Baku kembali memasuki fase sensitif. Sementara itu, otoritas Ukraina dan komunitas internasional menyoroti bahaya meningkatnya serangan terhadap fasilitas sipil dan diplomatik.

Konflik yang tampak jauh dari kata usai kini berisiko membuka front diplomatik baru, menambah panas situasi geopolitik di kawasan Eurasia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

57 tahun lalu

Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal