Serangan Rusia di Lysychansk Makin Mengerikan, Gubernur Luhansk Minta Tentara Ukraina Mundur

Anton Suhartono
Rusia menggempur terus Lysychansk (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan tentara Ukraina harus mundur dari kota Lysychansk untuk menghindari pengepungan pasukan Rusia. Dua desa yang berada di selatan kota itu sudah direbut pasukan Rusia sehingga ada kemungkinan daerah-daerah lain juga menyusul.

Pasukan Rusia tampaknya semakin dekat untuk merebut Provinsi Luhansk setelah sebagian besar wilayah di kota lain, Sievierodonetsk, dikuasai. Sievierodonetsk dan Lysychansk adalah dua kota terakhir yang belum sepenuhnya direbut Rusia dan kelompok separatis pro-Moskow.

Merebut Luhansk merupakan salah satu tujuan operasi militer khusus Rusia di Ukraina, di samping Donetsk. Kedua kota itu menjadi medan pertempuran sengit selama beberapa pekan terakhir. Seorang pejabat Ukraina mengatakan gempuran Rusia di kota-kota tersebut sudah mencapai klimaks yang mengerikan.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina pada Kamis kemarin mengonfirmasi jatuhnya Rai-Oleksandrivka dan Loskutivka, sekitar 5 km dari Lysychansk, ke tangan Rusia. Disebutkan pasukan Rusia berusaha mengepung tentara Ukraina yang bertahan di sana.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Rusia Larang Ekspor BBM Mulai 1 April 2026!

Nasional
16 hari lalu

Tegas! Prabowo Sebut Polisi Baik dan Tentara Hebat Tuntutan Rakyat, Bukan Ikuti Selera Pimpinan

Internasional
16 hari lalu

Kode Keras! Putin Tegaskan Rusia Bersama Iran

Internasional
20 hari lalu

Bantah Mojtaba Khamenei Kabur ke Rusia, Dubes Iran: Perang Psikologi Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal