Serangan Jet Tempur Rusia di Suriah Tewaskan 56 Pejuang yang Didukung Turki

Anton Suhartono
Serangan udara Rusia di Idlib, Suriah, menewaskan 56 pejuang kelompok pemberontak yang didukung Turki (Foto: AFP)

DAMASKUS, iNews.id - Serangan jet tempur Rusia di Suriah menewaskan 56 pejuang Front Pembebasan Nasional (NLF), kelompok pemberontak yang didukung Turki, Senin (26/10/2020).

Lembaga Pemantau Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengungkap, serangan udara terhadap kamp pelatihan faksi Faylaq Al Sham di Gunung Duwayli, Provinsi Idlib, itu juga melukai 100 orang. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

NLF menyatakan serangan Rusia mengenai salah satu posisinya dan menyebabkan jatuhnya korban, namun mereka tidak memberikan jumlah pasti.

Juru bicara NLF Sayf Raad mengecam serangan jet-jet tempur Rusia serta pasukan rezim Bashar Al Assad yang terus menerus melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Pada Maret, gencatan senjata yang ditengahi Rusia dan Turki dicapai untuk membendung serangan militer rezim Bashar Al Assad selama berbulan-bulan untuk melumpuhkan kubu pemberontak yang menguasai basis terakhir mereka di Idlib.

Serangan itu menyebabkan hampir 1 juta orang mengungsi atau terusir dari rumah mereka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
1 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Buletin
2 hari lalu

Rusia Tegaskan Dukungan Program Nuklir Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Nasional
3 hari lalu

Pemerintah Bangun KEK Gudang Minyak Raksasa di Sumatra Gandeng Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal