Korban meninggal terdiri atas pasangan suami istri asal Belanda dan seorang warga Jerman. Selain itu, total delapan kasus terkonfirmasi maupun suspek juga dilaporkan terkait pelayaran tersebut, termasuk seorang warga Swiss yang dirawat di Zurich.
Kapal MV Hondius berangkat dari Ushuaia, Argentina selatan, pada 1 April dan melintasi Antartika serta sejumlah pulau terpencil di Atlantik Selatan. Setelah beberapa kasus gangguan pernapasan berat muncul di atas kapal, kapal akhirnya berlabuh di lepas pantai Praia, Tanjung Verde.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa risiko penularan hantavirus kepada masyarakat umum masih rendah. WHO juga menyebut belum ada bukti bahwa virus ini menyebar melalui kontak sehari-hari biasa.
Sementara pasien di Israel dilaporkan dalam kondisi stabil dan tidak memerlukan perawatan intensif. Meski demikian, kasus ini tetap dipantau ketat oleh otoritas kesehatan setempat karena hantavirus tergolong penyakit langka namun berpotensi serius.