Serangan Drone Sembrono AS di Kabul, Menhan Lloyd Austin Diminta Mundur

Umaya Khusniah
Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin. (Foto: Reuters)

"Serangan ini bukan hanya kejadian langka tapi merupakan salah satu dari sekian banyak serangan pesawat tak berawak yang telah menewaskan orang tak bersalah di rumah, pernikahan dan permakaman Afghanistan, Pakistan, Yaman, dan di tempat lain," kata Mitchell. 

Dia menambahkan, jika Menteri Austin terlibat langsung dalam menyetujui pemogokan, maka dia pun harus mengundurkan diri. 

Departemen Pertahanan menghilangkan hukuman apa pun kepada tentara AS yang terlibat dalam serangan pesawat tak berawak itu. Hal itu lah yang memicu kecaman global.

Serangan pesawat tak berawak 29 Agustus menjadi salah satu serangan terakhir militer AS di Afghanistan sebelum ditarik bersama dengan semua pasukan asing. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance Sebut Ada Kemajuan Besar dalam Perundingan dengan Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal