Sepakat Damai dengan Azerbaijan, PM Pashinyan Dimusuhi Warga Armenia Dipuji Vladimir Putin

Arif Budiwinarto
Presiden Rusia, Vladimir Putin (kiri) dan Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan (kanan). (foto: Reuters)

"Mereka membutuhkan banyak keberanian pribadi dari perdana menteri," kata Putin dikutip dari Aljazeera, Kamis (3/12/2020) dini hari WIB.

"Tugas kami sekarang adalah mendukung perdana menteri dan timnya untuk memastikan perdamaian," lanjutnya.

PM Pashinyan jadi target pembunuhan

Pihak berwenang Armenia bulan lalu mengatakan mereka telah menggagalkan rencana pembunuhan perdana menteri.

Pashinyan, yang istri dan putranya berada di garis depan selama konflik, mengatakan kesepakatan damai adalah satu-satunya pilihan Armenia dan itu memastikan kelangsungan hidup Karabakh.

Rusia mengerahkan hampir 2.000 tentara penjaga perdamaian ke wilayah Nagorno-Karabakh sesuai dengan salah satu isi kesepakatan damai. Selama di Nagorno-Karabakh untuk lima tahun, tentara Rusia akan membantu memulihkan wilayah tersebut serta memastikan tidak terjadinya kontak senjata.

Nagorno-Karabakh diakui secara internasional sebagai milik Azerbaijan, namun mayoritas penduduk serta pemerintahannya dikuasai oleh separatis Armenia sejak perang 1990-an.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

16 hari lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

17 hari lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

17 hari lalu

Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal