Seorang Sandera Perempuan Dibebaskan di Papua Nugini, Negosiasi Terus Berlanjut

Umaya Khusniah
Sandera perempuan, satu dari empat orang yang ditawan oleh kelompok bersenjata di dataran tinggi terpencil Papua Nugini telah dibebaskan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Kekerasan apa pun yang dilakukan kepada pada para tawanan akan menghasilkan respons keamanan yang cepat!" kata Manning memperingatkan para penculik.

Surat kabar PNG Post Courier melaporkan, belasan pria yang menyandera telah diidentifikasi oleh polisi. Televisi ABC melaporkan pria asing lain yang berada di sekitarnya telah dikawal keluar demi keselamatannya.

Sebelumnya, sekelompok peneliti arkeologi, termasuk seorang profesor yang bekerja untuk sebuah universitas Australia, dua lulusan universitas lokal, dan seorang koordinator program disandera oleh orang-orang bersenjata berat yang menuntut uang tebusan pada hari Minggu.

Rombongan sedang melakukan kunjungan lapangan ke desa terpencil Fogoma'iu di wilayah Gunung Bosavi, dekat perbatasan Dataran Tinggi Selatan dan Provinsi Hela.

Profesor itu adalah warga Australia. Identitasnya tidak diberitakan ke publik karena situasi yang sensitif. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
20 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
20 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
22 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal