Kantor berita KCNA mengungkapkan, uji coba senjata itu diselenggarakan oleh Akademi Ilmu Pertahanan Korut. Rudal tersebut dikatakan tepat mengenai target pulau di lepas pantai timur negara itu.
“Uji coba itu bertujuan untuk secara selektif mengevaluasi peluru kendali taktis yang diproduksi dan dikerahkan dan untuk memverifikasi keakuratan sistem senjata,” ungkap KCNA seperti dikutip kembali Reuters, pagi ini.
“(Uji coba) ini mengonfirmasi keakuratan, keamanan, dan efisiensi pengoperasian sistem senjata yang sedang diproduksi,” kata media itu lagi.
Frekuensi uji coba rudal Korut yang meningkat drastis di awal tahun ini menuai kecaman Amerika Serikat. Washington DC pun tampaknya siap menjatuhkan sanksi baru untuk Pyongyang.