Senjata Kiriman Barat ke Ukraina Disebut Dapat Picu Aksi Terorisme di Afrika, Kok Bisa?

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi aksi terorisme. (Foto: Arsip)

NEW YORK, iNews.id - Mali mengungkapkan kekhawatirannya bahwa senjata yang dipasok Barat ke Ukraina dapat memicu peningkatan terorisme di wilayah Sahel, Afrika. Mengapa bisa begitu?

Duta Besar Mali untuk PBB, Oumar Daou mengatakan, senjata yang dikirim AS negara-negara Eropa bisa berakhir di tangan kelompok teror yang beroperasi di Sahel.

"Pemerintah Mali ingin menyampaikan kekhawatirannya terkait pasokan senjata ke Ukraina, karena telah ditetapkan dengan jelas bahwa sebagian besar senjata tersebut … pada akhirnya akan memicu terorisme dan kejahatan di Sahel," kata Daou dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York, Jumat (30/8/2024).

Diplomat Mali itu juga mengatakan, pengiriman senjata tersebut membawa risiko semakin mengganggu stabilitas negara-negara di Afrika. Hal itu juga memperburuk penderitaan rakyat Mali, yang pernah mendapat ujian berat berupa konflik selama beberapa tahun dengan dampak yang amat menyedihkan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Wakapolri Ingatkan Ancaman Teror Modern di Era Digital, Semakin Cair dan Sulit Dipetakan

Internasional
4 hari lalu

Rusia Gempur Ukraina Tanpa Ampun, Presiden Zelensky: Rumah Saya Diincar!

Internasional
6 hari lalu

Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Apartemen 9 Lantai Ambruk Tewaskan 24 Orang

Internasional
10 hari lalu

Wakil Wali Kota Ngamuk Lepaskan Tembakan di Gedung Dewan, Beberapa Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal