Senator AS Bernie Sanders Kecam Keras Israel: Harus Dihentikan!

Anton Suhartono
Bernie Sanders mengecam keras Israel atas serangan tanpa pandang bulu di Gaza (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - SenatorAmerika Serikat (AS) Bernie Sanders berkomentar keras terhadap Israel. Politikus Partai Demokrat tersebut dengan tegas mengatakan Israel melakukan pembunuhan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil di Jalur Gaza.

Sanders menegaskan serangan Israel yang menyasar warga dan fasilitas sipil tak bisa diterima. Bahkan dia menggambarkan, serangan brutal Israel di Gaza sebagai salah satu momen paling mengerikan dalam sejarah modern.

“Israel mempunyai hak untuk membela diri. Saya rasa tidak ada seorang pun yang tidak setuju dengan itu. Namun apa yang mereka lakukan sekarang, dengan cara yang tidak pandang bulu mengebom kamp pengungsi, mengebom ambulans, membunuh ribuan laki-laki, perempuan, dan anak-anak tak berdosa, yang melanggar hukum internasional, sama sekali tidak bisa diterima. Ini harus dihentikan,” kata Sanders, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (5/11/2023).

Dia menambahkan, pemerintah AS menggelontorkan dana 3,8 miliar dolar AS setiap tahun kepada Israel. Namun bantuan itu digunakan untuk membunuh serta merusak citra AS.

“Jika mereka ingin mendapatkan uang kita dan (Presiden) Biden ingin memberi mereka lebih banyak lagi, mereka harus sadar tidak boleh menyakiti nilai-nilai (bangsa) Amerika, apa yang kita perjuangkan, apa yang diperjuangkan oleh dunia yang beradab,” tuturnya.

Setidaknya 9.400 orang meninggal akibat serangan Israel di Gaza. Sebagian besar korban adalah anak-anak dan perempuan dewasa. Serangan tentara Zionis Israel juga tak pandang bulu, salah satunya mengincar kamp pengungsi Jabalia yang padat penghuni. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 190 orang.

Selain itu Israel juga menargetkan rumah sakit, ambulans, sekolah-sekolah PBB, masjid, gereja, dan fasilitas umum lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal