Selat Hormuz Tegang, Trump Kirim Utusan ke Qatar: Iran Minta Bertemu

Anton Suhartono
Donald Trump mengeklaim Iran meminta pertemuan menyusul ketegangan kedua negara terkait Selat Hormuz (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim, Iran meminta pertemuan menyusul ketegangan kedua negara terkait Selat Hormuz. Trump mengutus perwakilan AS ke Doha, Qatar, untuk mengikuti pertemuan yang berlangsung Selasa (30/6/2026).

"Iran meminta pertemuan. Pertemuan akan berlangsung besok di Doha," kata Trump, dalam posting-an singkat di akun Truth Social, Senin (29/6/2026).

Sebelumnya, portal berita Axios, mengutip keterangan seorang sumber pejabat senior Gedung Putih, melaporkan AS dan Iran sepakat untuk menyelesaikan perbedaan pandangan masing-masing mengenai Selat Hormuz. Aksi saling serang kedua negara sejak Jumat pekan lalu disebabkan perbedaan dalam menafsirkan poin Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad, perjanjian damai kedua negara untuk mengakhiri perang yang berlangsung sejak 28 Februari lalu. Salah satu poin dalam MoU tersebut mengatur lalu lintas kapal komersial di Selat Hormuz.

Namun, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Kazem Gharibabadi mengatakan, tidak ada pembicaraan teknis dengan AS yang dijadwalkan pekan ini di Doha. Pernyataan itu disampaikan untuk membantah laporan Axios soal rencana pertemuan di Doha. Namun dia menambahkan, konsultasi dengan negara mediator, yakni Pakistan dan Qatar, terus berlanjut.

Sementara itu Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, Trump mengirim utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat Jared Kushner ke Doha untuk pertemuan dengan Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

57 tahun lalu

Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal