Sekolah-Sekolah di Prancis Pulangkan Puluhan Siswi karena Kenakan Busana Muslimah

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah perempuan Muslimah berbusana abaya mengantre di salah tempat pemungutan suara (TPS) di Marseille, Prancis, untuk memberikan hak pilih mereka di Pilpres Prancis 2022. (Foto: AP)

Sikap kaum minoritas itu, menurut dia, telah mengarah pada konsekuensi terburuk, seperti pembunuhan seorang guru bernama Samuel Paty, tiga tahun lalu. Paty dibunuh setelah menunjukkan karikatur Nabi Muhammad di kelas saat mengajarkan materi pendidikan kewarganegaraan.

“Kami tidak bisa bertindak seolah-olah serangan teroris, pembunuhan Samuel Paty, itu tidak terjadi,” katanya dalam wawancara dengan saluran YouTube HugoDecrypte.

Sebuah asosiasi yang mewakili umat Islam telah mengajukan protes ke Dewan Negara (pengadilan tertinggi Prancis yang menangani masalah administrasi publik) atas larangan abaya dan gamis—busana Muslim sejenis untuk pria. Protes yang disampaikan dalam Mosi Aksi untuk Hak-Hak Umat Islam (ADM) itu akan diperiksa pengadilan pada Selasa (5/9/2023) malam waktu setempat.

Sebuah undang-undang yang diterbitkan di Prancis pada Maret 2004 melarang pengenaan tanda atau pakaian yang membuat siswa menunjukkan afiliasi agama di sekolah. Larangan itu juga mencakup salib Kristen berukuran besar, kippa Yahudi, dan jilbab dalam Islam.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Al-Azhar Mesir Puji Indonesia Kembangkan SDM Islam Moderat

Internasional
5 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
10 hari lalu

Diserang Cairan Berbahaya saat Pidato, Politisi Muslimah AS Semprot Trump

Muslim
13 hari lalu

Cara Ganti Puasa Ramadhan karena Haid, Lengkap Bacaan Niat dan Batas Waktunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal