Sejarah dan Penyebab Konflik Israel dan Palestina

Wikku D Nugroho
Sejarah dan penyebab konflik Israel dan Palestina. (Foto: Freepik)

Di tahun 1950, Mesir mengambil alih Jalur Gaza. Sementara itu Yordania menguasai wilayah Tepi Barat secara administratif. Partai politik Fatah didirikan tepatnya pada 1964. 

Selama Perang 6 Hari melawan koalisi tentara Arab tepatnya pada 5 Juni 1947, Israel menduduki Jalur Gaza, Yerusalem Timur, Dataran Tinggi Golan Suriah, Semenanjung Mesir, hingga Tepi Barat.

Intifada atau perlawanan dilakukan Palestina di Jalur Gaza untuk pertama kalinya pada Desember 1987. Serangan ini menjadi pencetus lahirnya gerakan Hamas. 

Akhirnya Intifada Pertama rampung usai penandatanganan Perjanjian Oslo pada 1993. Di saat itu juga terbentuklah Otoritas Palestina yang nantinya akan menguasai Jalur Gaza dan Tepi Barat. 

Perjanjian Oslo ditandatangani oleh 110.000 orang Yahudi yang menghuni di Tepi Barat. Intifada kedua dimulai pada 28 September 2000. Insiden itu dimulai saat pemimpin oposisi Partai Likud Israel, Ariel Sharon berkunjung ke kompleks Masjid Al Aqsa. 

Editor : Johnny Johan Sompotan
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Kejagung Terima Laporan Koalisi Sipil soal Genosida Israel di Gaza, bakal Pelajari

Nasional
4 jam lalu

Eks Menlu Hassan Wirajuda: Banyak Kritik soal Board of Peace karena Informasi Belum Utuh

Nasional
11 jam lalu

Wamenlu Ungkap Komite Board of Peace bakal Diisi Teknokrat Palestina

Nasional
14 jam lalu

Eks Menlu Alwi Shihab Tegaskan Two State Solution Harga Mati bagi Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal