Menurut dia, sepanjang sejarah pencatatan gempa modern di Turki ini belum pernah terjadi.
"Ini benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya, hampir belum pernah terjadi sebelumnya," katanya.
Kekuatan gempa bumi kedua pada Senin, lanjut dia, melebihi perkiraan yang diketahui para pakar.
"Kami, komunitas seismologi internasional, serta otoritas Turki, mengetahui tentang zona patahan Anatolia Timur serta gempa bumi yang diperkirakan terjadi di wilayah ini. Saya kira gempa ini lebih besar daripada yang diperkirakan karena kami tidak mengalami sejarah gempa sebesar itu di sesar Anatolia Timur," kata dia, dikutip dari Anadolu.
Dia melanjutkan, gempa bumi sekuat itu dirasakan pada wilayah luas di sepanjang zona patahan. Ratusan gempa susulan juga terjadi di sepanjang patahan yang sama. Namun, gempa kedua yang terjadi 9 jam setelah guncangan pertama terjadi pada patahan berbeda. Masalahnya, patahan kedua ini sangat jarang menghasilkan gempa besar.