Sebut Perempuan Terlalu Lama Belanja, Wali Kota di Jepang Dikecam Netizen

Anton Suhartono
Ichiro Matsui (Foto: AFP)

“Penuh prasangka terhadap perempuan. Ada laki-laki yang juga bingung, sedangkan perempuan lebih lincah dan tajam,” katanya.

Meski demikian ada netizen yang setuju dengan pandangan Matsui.

"Itu benar. Khususnya para perempuan lansia yang selalu mengobrol, tidak peduli tentang belanjaan mereka," ujar seorang netizen di Twitter.

Meskipun populasi perempuan berpendidikan tinggi di Jepang besar, negara itu menempati peringkat 121 dari 153 negara dalam indeks kesenjangan gender World Economic Forum 2020. Penilaian terutama didasarkan pada minimnya peran perempuan Jepang di pemerintahan dan politik.

Berita Lain Bisa Dibaca di Okezone: PBB Memperingatkan Pandemi Virus Corona Bisa Menjadi Krisis HAM

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka

Nasional
2 hari lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
5 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
7 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal