Sebut Hong Kong sebagai Negara, Perusahaan Perhiasan Swarovski Minta Maaf

Anton Suhartono
Swarovski meminta maaf karena menyebut Hong Kong sebagai negara terpisah dengan China (Foto: AFP)

Pertikaian itu juga membuat mereka kehilangan dukungan dari duta merek asal China, di saat perusahaan berusaha meminalisasi potensi hilangnya pasar di negara itu.

Perwakilan Versace, aktris Yang Mi, mengatakan dia akan berhenti bekerja sama dengan rumah mode Prancis tersebut. Hal senada disampaikan duta lainnya, Liu Wen, yang akan mengakhiri kerja sama.

"Saya mencintai tanah air saya dan dengan tegas membela kedaulatan nasional China!" ujar Liu, di Weibo.

Jackson Yee, penyanyi boyband TFBoys, juga akan menarik diri dari Givenchy.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Purbaya Ungkap Restrukturisasi Proyek Kereta Cepat Whoosh Rampung, Segera Diumumkan

Internasional
7 hari lalu

Viral Aksi Perempuan Lempar Uang Miliaran dari Balkon Apartemen, Warga Heboh Berebut di Jalan

Internasional
9 hari lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

Internasional
10 hari lalu

China Bantah Kirim Rudal ke Iran untuk Perang Berikutnya: Fitnah Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal