Sebut Erdogan Teroris, Politikus Anti-Islam Belanda Geert Wilders Diselidiki

Anton Suhartono
Geert Wilders (Foto: AFP)

"Sosok fasis yang menyerang Presiden kami ini akan menjadi Nazi jika dia hidup saat Perang Dunia II. Jika dia tinggal di Timur Tengah saat ini, dia akan menjadi pembunuh ISIS," kata Juru Partai AK, Omer Celik, seperti dilaporkan kembali Reuters.

Wilders dibebaskan dari tuduhan ujaran kebencian pada 2011 terkait pernyataan yang menyamakan Islam dengan Nazisme serta menyerukan pelarangan Alquran. 

Pada September 2020, dia juga dibebaskan oleh pengadilan banding atas tuduhan diskriminasi karena dengan sengaja menghina orang Maroko.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

57 tahun lalu

Dua Copet HP Turis Belanda di Tanah Abang Ditangkap, Aksi Terekam CCTV

57 tahun lalu

Putin Ucapkan Selamat Idul Adha, Puji Peran Umat Islam bagi Rusia

57 tahun lalu

Pesan Idul Adha, Erdogan Sebut Netanyahu Tiran

57 tahun lalu

PBNU: Iduladha Ajarkan Keteguhan Iman dan Kesiapan Berkorban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal