Sebut China 'Bodoh', Menlu Filipina Minta Maaf

Anton Suhartono
Teodoro Locsin (Foto: Reuters)

MANILA, iNews.id - Filipina menarik kembali pernyataan Menteri Luar Negeri Teodoro Locsin yang melontarkan pernyataan kasar di Twitter kepada China terkait sengketa Laut China Selatan.

Juru Bicara Presiden Rodrigo Duterte, Harry Roque, mengatakan, Locsin sudah diberi tahu agar tidak menggunakan kata-kata kasar dalam menyampaikan pernyataan ke publik, terutama terkait diplomasi.

"Pesan Presiden (Duterte), dalam diplomasi, tidak ada ruang untuk berkata-kata kotor. Presiden mengatakan kepada anggota kabinet hanya dia yang boleh bersumpah," kata Roque, dikutip dari The Straits Times, Selasa (4/5/2021).

Roque melanjutkan, Locsin sudah meminta maaf atas pernyataannya.

"Dia mengatakan kepada saya, secara pribadi telah meminta maaf kepada Duta Besar China dan apa pun yang dia katakan hanya karena dilandasi kemarahan," katanya.

Locsin juga menyampaikan di Twitter telah meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri China Wang Yi karena telah menyakiti perasaannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Besar M7,8 di Filipina: 32 Orang Tewas, Sejumlah Bangunan Roboh

57 tahun lalu

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ada Filipina hingga Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal