Saudi Tegaskan Palestina Tetap Jadi Perhatian Utama Negara Arab dan Umat Islam

Anton Suhartono
Sidang kabinet Arab Saudi menegaskan Pelestina akan tetap menjadi perhatian utama negara-negara Arab dan umat Islam (Foto: AFP)

Keputusan itu tak lepas setelah pekan sebelumnya Netanyahu menandatangani perjanjian pembagian kekuasaan membentuk pemerintah persatuan dengan mantan rivalnya, Benny Gantz, pemimpin Partai Biru dan Putih.

Perjanjian tersebut memungkinkan Netanyahu mendapatkan persetujuan terkait proposal untuk memulai pencaplokan Tepi Barat mulai Juli.

Warga Palestina menentang keras kedaulatan Israel atas Tepi Barat, yang dicaplok Negara Yahudi dalam perang 1967. Israel menguasai wilayah Tepi Barat sejak saat itu, meski dikecam dunia internasional. 

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan Israel atas rencana pencaplokan tersebut.

Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov mengatakan, pencaplokan tersebut mengancam proses perdamaian yang telah lama dirintis.

Menurut dia, upaya mencaplok tanah dan mempercepat perluasan permukiman Yahudi, apalagi diperburuk dengan kondisi wabah virus corona, bisa semakin mengacaukan situasi.

"Tindakan sepihak hanya akan mengarah pada lebih banyak konflik dan penderitaan,” ujar Mladenov.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal