Situasi di sekitar RS Indonesia semakin memburuk sejak serangan Israel pada 13 Mei lalu. Warga yang tinggal di sekitar rumah sakit terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Lima hari kemudian, pasukan Israel beberapa kali melakukan pengepungan dan penyerangan ke RS Indonesia.
Hingga berita dipublikasikan, pengepungan masih berlangsung. Terdengar suara tembakan dan ledakan tanpa henti.
Pasukan Israel juga menghancurkan hampir semua bangunan di semua sisi rumah sakit termasuk belakang gedung Nour Khabi yang jaraknya kurang dari 100 meter dari RS Indonesia. Gedung Nour Al Kabi merupakan bagian dari layanan pendukung yang dibangun oleh Qatar setelah RS Indonesia berdiri. Fasilitas milik manajemen RS Indonesia ini berfungsi sebagai tempat cuci darah.