Salah Masuk Apartemen dan Tembak Mati Tetangga, Polisi Wanita Dituntut

Nathania Riris Michico
Warga berunjuk rasa di Arlington, Texas, memprotes tewasnya dua warga kulit hitam: Botham Jean dan O'Shae Terry akibat tertembak polisi. (Foto: AP).

Jika terbukti bersalah, Guyger dapat dijatuhi vonis penjara seumur hidup. Dia dapat menghadapi hukuman 20 tahun penjara dengan tuduhan pembunuhan.

“Selama ini kami menilai hal itu sebagai pembunuhan,” ujar jaksa distrik Dallas, Faith Johnson.

Jean, yang berasal dari Pulau Saint Lucia di Karibia, berkuliah di sebuah kampus Kristen di AS dan bekerja di perusahaan akuntan PriceWaterhouseCoopers.

Pengacara keluarga Jean, Lee Merritt, mengatakan tuntutan pembunuhan itu merupakan contoh yang langka bagaimana seorang polisi AS dituntut melakukan pembunuhan karena aksi kekerasan terhadap seorang laki-laki kulit hitam.

“Ini terobosan, tetapi ini baru langkah awal,” ujar Merritt.

“Kami menyadari bahwa perjalanan masih sangat panjang,” tambahnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
15 hari lalu

Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas

2 bulan lalu

Brutal! Pria Ini Tembak Mati 6 Anggota Keluarga, Bunuh Diri saat Akan Ditangkap Polisi

2 bulan lalu

Terungkap! Pelaku Penembakan Masjid San Diego AS Idolakan Nazi, Terlibat Serangan Massal

2 bulan lalu

2 Remaja Tembaki Masjid Islamic Center San Diego AS Tewaskan 3 Orang, Motif Kebencian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal