Rusia Tuduh Ukraina Sengaja Ledakkan Bendungan karena Gagal Balas Dendam

Anton Suhartono
Rusia tuduh Ukraina sengaja meledakkan bendungan Kakhovka untuk mengalihkan perhatian (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia membantah tuduhan Presiden UkrainaVolodymyr Zelensky soal peledakan Bendungan Kakhovka di Kherson, Selasa (6/6/2023). Zelensky menuduh Rusia sengaja meledakkan bendungan yang juga berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA) itu dari dalam.

Kherson merupakan provinsi di Ukraina yang direbut Rusia. Bendungan tersebut berada dalam pengawasan Rusia.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov balik menuduh Ukraina lah yang sengaja meledakkannya sebagai sabotase.

Menurut Peskov, tujuan Ukraina untuk meledakkan bendungan tersebut untuk memutus pasokan air ke Krimea. Selain itu sebagai pengalih perhatian terkait gagalnya serangan pembalasan Ukraina terhadap pasukan Rusia.

"Kami bisa menyampaikan dengan tegas, kami bicara tentang sabotase disengaja yang dilakukan pihak Ukraina. Rezim Kiev harus bertanggung jawab penuh atas semua konsekuensinya," kata Peskov, dikutip dari Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

57 tahun lalu

Prabowo Resmikan 5 Bendungan, AHY: Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan, Air dan Energi

57 tahun lalu

Prabowo Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Perkuat Ketahanan Air dan Pangan RI

57 tahun lalu

Prabowo Resmikan Bendungan Meninting hingga Sidan, Telan Anggaran Rp9,79 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal