Rusia Tuding Ukraina Serang PLTN Zaporizhzhia, Badan Atom PBB: Ini Tak Boleh Terjadi!

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Rusia menyita PLTN Zaporizhzhia dari Ukraina pada minggu-minggu pertama agresi militer Moskow di negeri tetangganya itu pada Februari 2022. (Foto: Reuters)

IAEA memiliki para ahli di PLTN Zaporizhzhia. Menurut badan nuklir PBB itu, insiden tersebut menyebabkan satu korban jiwa. “Kerusakan pada unit 6 tidak membahayakan keselamatan nuklir, namun ini adalah insiden serius yang berpotensi merusak integritas sistem penahanan reaktor,” kata badan tersebut di platform media sosial X.

Kepala IAWA, Rafael Grossi dari IAEA menambahkan, ada tiga serangan langsung terhadap struktur tersebut. “Ini tidak boleh terjadi,” tulisnya.

PLTN Zaporizhzhia memiliki enam reaktor berpendingin air dan dimoderasi air VVER-1000 V-320 rancangan Uni Soviet yang mengandung Uranium 235, dan juga telah menggunakan bahan bakar nuklir di fasilitas tersebut. Menurut pihak pembangkit listrik setempat, reaktor 1, 2, 5, dan 6 berada dalam keadaan mati dingin, sedangkan reaktor nomor 3 dimatikan untuk perbaikan. Sementara reaktor nomor 4 dalam keadaan mati panas.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
3 hari lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
4 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal