Ukraina beberapa bulan lalu menerima amunisi tandan dari Amerika Serikat. Kiev pun berjanji menggunakan senjata itu hanya untuk mengusir musuh dari dalam wilayah Ukraina.
Pejabat Rusia di Bryansk dan wilayah lain yang berbatasan dengan Ukraina telah berulang kali menuduh Angkatan Bersenjata Ukraina melakukan penembakan tanpa pandang bulu.
Amunisi tandan dilarang di lebih dari 100 negara. Senjata jenis tersebut biasanya melepaskan bom-bom kecil dalam jumlah besar yang dapat membunuh makhluk hidup tanpa pandang bulu di wilayah yang luas.
Jika gagal meledak saat dijatuhkan, bom tersebut bisa menimbulkan bahaya selama puluhan tahun berikutnya.