Rusia Tegaskan Tak Ada Racun di Tubuh Alexei Navalny Pengkritik Presiden Putin

Anton Suhartono
Petugas medis Jerman mendorong tabung yang membawa Alexei Navalny (Foto: AFP)

Para ahli mengatakan, pemeriksaan terhadap Navalny menemukan racun dengan zat dari kelompok penghambat kolinesterase. Ini merupakan kelompok zat yang mencakup obat penyakit Alzheimer serta insektisida tertentu.

Ada juga beberapa zat kimia pelumpuh saraf paling beracun, di antaranya sarin, VX, dan Novichok, seperti digunakan dalam percobaan pembunuhan terhadap mantan agen ganda Rusia Sergei Skripal pada 2018 dan putrinya, Yulia, di Salisbury, Inggris.

Kanselir Jerman Angela Merkel langsung bereaksi. Dia mengatakan para pelaku yang meracuni Navalny harus bertanggung jawab. Selain itu dia mendesak Rusia menyelidiki kasus ini secara menyeluruh dan transparan.

"Para pelaku harus diidentifikasi dan dimintai pertanggungjawaban," ujarnya.

Navalny diduga diracuni saat minum teh di bandara Kota Tomsk, Siberia, saat menunggu penerbangan ke Moskow. Dalam penerbangan dia ambruk, lalu pesawat mendarat darurat di Omsk untuk memberikan kesempatan Navalny menjalani perawatan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

3 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

3 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

3 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal