Rusia Tak Yakin Gencatan Senjata Iran-Israel Bertahan Lama: Jangan Tergesa-gesa Simpulkan!

Anton Suhartono
Sergei Lavrov tidak yakin gencatan senjata antara Iran dan Israel bertahan lama (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Rusia tidak yakin gencatan senjata antara Iran dan Israel bertahan lama. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengajukan proposal gencatan senjata kepada Iran dan Israel yang disetujui kedua pihak, Selasa (24/6/2025).

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov menegaskan negaranya mendukung gencatan senjata antara tersebut, meski sulit untuk memastikannya bisa bertahan lama.

"Sangat sulit untuk membuat kesimpulan akhir sekarang dan mendapat gambaran yang jelas," kata Lavrov, seperti dikutip dari Sputnik.

Dia menambahkan, Trump bisa meyakinkan Israel untuk menyetujui gencatan senjata, bahkan menetapkan penghentian perang tanpa batas waktu. Di sisi lain, Qatar selaku mediator, juga berhasil menjalankan peran serupa dengan membujuk Iran.

"Tetapi setelah diumumkan, ada laporan tentang serangan, tentang saling serang antara Israel dan Iran. Oleh karena itu, janganlah kita membuat kesimpulan tergesa-gesa berdasarkan informasi yang terpisah-pisah," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

57 tahun lalu

Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal