Rusia Tak Takut Diancam Trump: Kami Bukan Israel!

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev, menegaskan Rusia tak takut dengan ancaman terbaru Donald Trump (Foto: AP)

Pernyataan Medvedev ini mengandung sindiran keras. Israel, meskipun kuat secara militer, kerap menjadi sekutu dekat AS dan tidak jarang menyesuaikan kebijakannya di bawah tekanan Washington.

Begitu pula Iran, yang walau sering membangkang, tetap menjadi sasaran sanksi berat dan negosiasi berulang. Namun, Rusia menganggap dirinya berada di kelas yang berbeda, negara besar dengan kapasitas militer dan ekonomi yang mampu menahan tekanan Barat.

Ancaman Bisa Jadi Bumerang bagi AS

Menurut Medvedev, ultimatum Trump tak hanya berbahaya bagi hubungan bilateral, tapi juga berpotensi menjadi bumerang yang menyeret AS ke dalam konflik lebih luas.

“Setiap ultimatum baru adalah ancaman dan langkah menuju perang. Bukan hanya antara Rusia dan Ukraina, tapi bisa melibatkan AS sendiri,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Moskow siap menghadapi tekanan ekonomi maupun politik dari Washington, sekalipun datang langsung dari pemimpin AS yang dikenal dengan pendekatan keras dan tanpa kompromi seperti Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

11 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

14 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

14 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal