Rusia Sebut Ukraina Tembakkan Mortir ke Pos Perbatasan Bryansk, Sejumlah Kendaraan Rusak 

Umaya Khusniah
Seorang anggota Layanan Penjaga Perbatasan Negara Ukraina berjaga-jaga di titik penyeberangan Goptovka di perbatasan antara Rusia dan Ukraina di Wilayah Kharkiv, Ukraina. (Foto: Reuters)

Pada Rabu (13/4/2022), Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, kelanjutan dari "sabotase dan serangan" oleh pasukan Ukraina dapat memicu serangan di Kiev.

"Jika insiden seperti itu berlanjut, maka konsekuensi dari angkatan bersenjata Federasi Rusia adalah serangan terhadap pusat pengambilan keputusan, termasuk di Kiev, yang sampai saat ini ditahan oleh tentara Rusia," kata Kementerian Pertahanan.

Pihak berwenang di empat wilayah Rusia yang berbatasan dengan Ukraina dan di Krimea mengumumkan, mereka meningkatkan langkah-langkah keamanan pada Senin atas apa yang mereka katakan sebagai "kemungkinan provokasi" dari pihak Ukraina. 

Kantor berita Rusia TASS melaporkan, setelah serangan mortir, sejumlah sekolah di daerah tersebut ditutup.

Serangan Moskow ke Ukraina, serangan terbesar di negara Eropa sejak 1945, telah menyebabkan lebih dari 4,6 juta orang melarikan diri ke luar negeri, membunuh atau melukai ribuan dan membuat Rusia semakin terisolasi di panggung dunia.

Kremlin mengatakan pihaknya meluncurkan "operasi militer khusus" untuk demiliterisasi dan "denazifikasi" Ukraina. Kiev dan sekutu Baratnya menolak itu sebagai dalih palsu untuk serangan yang tidak beralasan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Barang Bukti OTT KPK di Imigrasi Jakarta Barat: 22 Kendaraan hingga Ratusan Gram Logam Mulia

57 tahun lalu

KPK Tangkap Belasan Orang hingga Sita Kendaraan saat OTT di Jakarta Barat

57 tahun lalu

ASDP Layani 804 Ribu Penumpang Selama Libur Idul Adha 2026, Teramai di Mana?

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal