Rusia Sebut Trump Blunder Terapkan Tarif untuk China: Sekarang Amerika Menangis!

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev menyebut Donald Trump melakukan blunder dengan menerapkan tarif terhadap China (Foto: AP)

Di sisi lain, lanjut Medvedev, China memiliki sumber daya sangat besar dan pasar domestik maupun internasional yang luas. Faktor-faktor tersebut memungkinkan ekonomi China bertahan terhadap terpaan apa pun. 

"Di sinilah Trump membuat kesalahan besar. Tingkat popularitas Trump telah turun,” katanya.

Pejabat China berkali-kali menegaskan tak akan tunduk dengan tarif Trump. China akan terus melawan, meski tak akan menaikkan tarif produk AS lagi setelah menetapkan angka 125 persen.

“Menunduk pada penindas seperti meminum racun untuk menghilangkan dahaga, itu hanya memperdalam krisis,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri China, seraya kembali menegaskan China tidak akan bertekuk lutut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal