Rusia Peringatkan Dunia Tak Remehkan Perang Nuklir, Singgung Bantuan Senjata ke Ukraina

Anton Suhartono
Sergei Lavrov peringatkan dunia agar tidak meremehkan risiko perang nuklir (Foto: Reuters)

Mengomentari pernyataan Lavrov, Menlu Ukraina Dmytro Kuleba menganggap ketakutan Rusia itu sebagai tanda kelemahan.

Rusia, lanjut dia, kehilangan harapan terakhir dengan menakut-nakuti dunia agar tidak membantu Ukraina.

"Ini berarti Moskow merasakan kekalahan," kata Kuleba, dalam komentarnya di Twitter.

Dalam kunjungan ke Kiev pada Minggu lalu, Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dan Menteri Pertahanan (Menhan) Lloyd Austin menjanjikan bantuan militer lebih banyak kepada Ukraina.

Dalam keterangan resmi sehari kemudian, Departemen Luar Negeri AS menyetujui potensi penjualan amunisi senilai 165 juta dolar AS untuk Ukraina. Menurut Departemen Pertahanan (Pentagon), paket bantuan itu mencakup amunisi artileri meriam howitzer, tank, dan peluncur granat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal