Rusia Pelajari Senjata Buatan Barat yang Digunakan dalam Perang di Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Istana Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov. Moskow selalu mengklaim tindakan militernya di Ukraina bukanlah perang, melainkan operasi khusus yang bertujuan untuk menjamin keamanan Rusia. (Foto: AP)

Rusia telah melancarkan agresi militer di Ukraina sejak 24 Februari 2022. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, operasi itu bertujuan untuk melindungi orang-orang yang menjadi sasaran “genosida” oleh rezim Kiev selama delapan tahun. 

Menurut presiden, tujuan akhir dari operasi tersebut adalah untuk membebaskan Donbas dan menciptakan kondisi yang menjamin keamanan Rusia di masa mendatang.

Moskow sebelumnya telah mengirim catatan ke NATO dan Barat terkait pasokan senjata mereka ke Ukraina. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengingatkan, setiap kargo berisi senjata yang dikirimkan untuk Ukraina akan menjadi target penyerangan yang sah bagi militer Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

4 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

5 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

5 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal