Rusia Ogah Ikut Operasi Pimpinan AS untuk Amankan Laut Merah dari Ancaman Houthi

Anton Suhartono
Dmitry Peskov menegaskan Rusia tak akan ambil bagian dalam operasi mengamankan Laut Merah menyusul serangan kelompok Houthi terhadap kapal-kapal Barat (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia enggan terlibat dalam operasi maritim yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk menjamin keamanan pelayaran di Laut Merah. Kelompok Houthi Yaman menyerang kapal-kapal dagang dan tanker Barat di Laut Merah sebagai respons atas serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan Rusia tak akan ambil bagian tanpa menjelaskan alasannya.

“Kami tidak ambil bagian dalam operasi tersebut,” kata Peskov, dikutip dari Reuters, Selasa (19/12/2023).

Sebelumnya Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengumumkan pembentukan operasi multinasional untuk melindungi lalu lintas kapal di Laut Merah. Operasi digelar menyusul serangkaian serangan rudal dan drone kelompok Houthi.

Menurut Austin, negara-negara yang sudah mengungkapkan keikutsertaannya adalah Inggris, Bahrain, Kanada, Prancis, Italia, Belanda, Norwegia, Seychelles, dan Spanyol.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Takut Ditembak Iran, Kapal-Kapal Tanker Ogah Lewati Jalur Selat Hormuz Pilihan AS

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal