Rusia Mungkin Balas Dendam, Warga Ukraina Dilarang Peringati HUT Kemerdekaan Besar-besaran

Anton Suhartono
Warga Ukraina dilarang merayakan HUT Ke-31 Kemerdekaan terkait meningkatnya ancaman serangan dari Rusia (Foto: Reuters)

Di Kharkiv, kota di timur laut Ukraina, Wali Kota Ihor Terekhov juga mengumumkan perpanjangan jam malam yang biasanya dimulai pukul 22.00 menjadi 16.00, sampai 07.00 keesokan hari. Aturan ini berlaku efektif pada Selasa sampai Kamis.

Di Mykolaiv, gubernur setempat Vitaliy Kim akan mengeluarkan larangan bagi penduduk untuk menggelar pertemuan dalam jumlah besar pada Selasa dan Rabu. Warga juga diminta bekerja dari rumah pada dua hari tersebut.

Kekhawatiran bahwa Rusia akan meningkatkan serangan semakin menjadi setelah Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menuduh intelijen Ukraina terlibat dalam pembunuhan Darya Dugina, putri ideolog terkenal Rusia, Alexander Dugin. 

FSB bahkan sudah mengetahui pelaku yang memasang bom pada kendaraan yang dinaiki Dugina, yakni perempuan Ukraina yang tiba di Rusia pada Juli. Dia sempat tinggal di blok apartemen yang sama dengan korbannya. Oleh karena itu, ada potensi Rusia akan balas dendam atas kematian Dugina.

Ayah Dugina, Dugin, merupakan ideolog yang disebut-sebut guru Presiden Vladimir Putin. Dia menyerukan penyatuan wilayah-wilayah berbahasa Rusia, termasuk Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel

57 tahun lalu

Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal