Rusia Minta AS Tak Tutup Mata atas Kekejaman Pasukan Neo-Nazi Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan pro-Rusia mengendarai tank untuk melawan pasukan neo-Nazi dari Batalion Azov di Kota Mariupol, Ukraina, Maret lalu. (Foto: Reuters)

Batalion Azov pada mulanya hanya kumpulan para milisi anti-Rusia. Namun, kelompok ini resmi bergabung dengan Garda Nasional Ukraina (Tentara Nasional Ukraina) pada 2014.

Meski mengusung ideologi berbahaya, unit militer ini seakan-akan luput dari perhatian Barat. Amerika Serikat bahkan terkesan bungkam saja atas kekejaman mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Kapal Induk AS USS Nimitz Siaga Dekat Kuba, Trump: Kita Ingin Bantu Mereka

Internasional
3 jam lalu

Geger! Wali Kota New York Mamdani Obral Tiket Piala Dunia Cuma Rp880.000-an

Internasional
5 jam lalu

Salut! Cacat Tak Punya Kaki, Pria Ini Taklukkan Puncak Gunung Everest

Internasional
6 jam lalu

AS Mungkin Lanjutkan Serang Iran setelah Musim Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal