Rusia Luncurkan Reaktor Nuklir Terapung Pertama di Dunia

Anton Suhartono
Reaktor nuklir Akademik Lomonosov ditarik kapal (Foto: AFP)

Akademik Lomonosov akan mulai beroperasi pada akhir 2019, menyalurkan listrik ke fasilitas kilang minyak di kawasan itu. Proses pembuatan Akademik Lomonosov dimulai pada 2006 di Saint Petersburg.

Kelompok pemerhati lingkungan sejak lama memperingatkan akan bahaya dari proyek tersebut. Mereka menyebut reaktor itu dengan 'Chernobyl di Es' dan 'Titanic Nuklir".

Ledakan pada uji coba rudal berbahan bakar nuklir Rusia di Laut Putih pada bulan ini hingga menyebabkan kebocoran radioaktif memicu kekhawatiran.

Rashid Alimov, kepala bidang energi Greenpeace Rusia, mengatakan, gagasan proyek reaktor apung ini sudah ditolak sejak 1990-an.

"Setiap pembangkit listrik tenaga nuklir menghasilkan limbah radioaktif dan berpotensi mengalami kecelakaan, namun Akademik Lomonosov juga rentan terhadap badai," kata Alimov, dikutip dari AFP, Jumat (23/8/2019).

Menurut dia, reaktor ditarik menggunakan kapal sehingga membuat rentan mengalami tabrakan saat terjadi badai.

"setiap kecelakaan yang melibatkan reaktor ini ini mungkin berdampak serius pada lingkungan Artik yang ringkih. Tidak ada peralatan untuk membersihkan nuklir (di wilayah tersebut)," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
11 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
24 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
1 hari lalu

AS dan Iran Akhirnya Berunding Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal