Rusia Kecewa Biden Tolak Tantangan Dialog Putin soal Tuduhan Pembunuh 

Djairan
Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters).

Sebelumnya, dalam wawancara dengan ABC New yang disiarkan, Rabu (17/3/2021) waktu AS, Biden ditanya pembawa acara apakah yakin Putin seorang pembunuh dan dia menjawab yakin. Selang sehari, Putin langsung menantang Biden untuk berdialog empat mata melalui telekonferensi video.

Menanggapi itu, Gedung Putih mengatakan, Biden hanya akan bertemu mitranya dari Rusia jika ada waktu yang tepat. Juru Bicara Gedung Putih, Karine Jean Pierre menyampaikan, Biden tidak menyesal dengan ucapannya dan tak akan mundur soal hubungannya dengan Putin.

"Dia (Biden) tidak akan mundur. Dia akan sangat jujur dan terbuka tentang hubungan ini," kata Jean Pierre dikutip dari Reuters.

Pernyataan Biden yang membenarkan Putin seorang pembunuh juga menarik perhatian pemimpin negara lainnya. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pernyataan yang dilontarkan orang nomor satu di AS itu tidak dapat diterima.

“Komentar Biden tentang Putin tidak pantas diucapkan seorang kepala negara,” ucap Erdogan, Sabtu (20/3/2021).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
14 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
15 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
16 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal